
TENGGARONG, 27 JULI — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Rapat Pengendalian Program (Radalgram) pada Senin (27/7/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pegawai, perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, serta para pemangku kepentingan ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus menyelaraskan pelaksanaan program kerja hingga pertengahan tahun 2026.
Rangkaian acara diawali dengan pendaftaran peserta pada pukul 08.00 WITA, dilanjutkan dengan sesi pembukaan yang diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars KB, serta pembacaan doa.

Dalam sesi pembukaan, sambutan disampaikan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, yang kemudian dilanjutkan dengan arahan resmi sekaligus pembukaan acara oleh Kepala DPPKB, Maman Setiawan, ST., MT. Dalam arahannya, Kepala DPPKB menekankan pentingnya pengawasan dan pengendalian program secara berkala guna memastikan seluruh target prioritas berjalan sesuai rencana dan akuntabel.
Agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi utama oleh BKKBN Provinsi Kaltim mengenai Evaluasi Program dan Kegiatan Evaluasi DAK Subbidang KB dan Panel Diskusi
Agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi utama oleh BKKBN Provinsi Kaltim mengenai Evaluasi Program dan Kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Subbidang KB. Sesi ini mengulas pencapaian target serta tantangan operasional di lapangan.
Setelah pemaparan materi, rapat melangkah ke sesi panel diskusi yang menghadirkan narasumber dari berbagai bidang teknis. Dalam sesi ini, Surya Admaja, SP., M.AP dari Bidang Pengendalian Penduduk menyoroti Progres Kinerja dan Keuangan Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) per 27 Juli 2026. Selanjutnya, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Dra. Rina Luthfiana, MM, memaparkan tentang Realisasi Dana BOKB untuk Kegiatan Pendampingan TPK Tahun 2026. Sementara itu, Nurul Fitriningsih, SKM., MPH dari Bidang Keluarga Berencana membedah empat topik utama yang meliputi realisasi dan capaian program pelayanan KB, penguatan dan optimalisasi Kampung KB, evaluasi distribusi Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon), serta realisasi anggaran pada empat sub-kegiatan di Bidang KB. Rangkaian diskusi tersebut disempurnakan dengan sajian materi Realisasi Anggaran BOKB Tahun 2026 oleh Hennie Asfiyanie, SE., MM bersama Bendahara Nasarudin Nasir, SE, guna meninjau rincian efisiensi serta serapan dana operasional secara menyeluruh.
Komitmen Bersama untuk Capaian Maksimal
Sesi tanggapan dan diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator berlangsung aktif. Para peserta rapat memanfaatkan momen ini untuk memberikan masukan strategis dalam mengatasi hambatan pelaksanaan program di tingkat lapangan.
Seluruh rangkaian Rapat Pengendalian Program (Radalgram) ini resmi ditutup oleh Kepala Dinas pada pukul 12.15 WITA. Melalui pengendalian program yang terstruktur ini, diharapkan kinerja DPPKB semakin optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

